Kamis, 24 Januari 2013

ringkasan buku



THE PURPOSE DRIVEN LIFE

Nama               : Marinda Pardede
Semester          : I (satu)
Mata Kuliah    : Pembentukan Spiritual
Dosen              : Evalita Harianja, M. A
Buku               : The Purpose Driven Life
Pengarang       : Rick Warren
The Purpose Driven Life
Untuk Apakah Kita Ada di Dunia??
            Semuanya diawali dengan Allah.  Kita tidak bisa sampai pada tujuan bila berpusat pada diri sendiri, tetapi harus mengawalinya dengan Allah. Ada 2 (dua) pilihan untuk menemukan tujuan Allah menciptakan kita. Pilihan pertama spekulasi yaitu menebak atau menduga, yang kedua penyataan. Kita ada bukan karena kebetulan, kelahiran seseorang adalah rencana Allah. Dia merancang dan membuat tubuh kita seperti yang Dia inginkan. Allah tidak pernah membuat sesuatu secara kebetulan dan membuat kesalahan.
 Allah mengasihi kita dan inilah menjadi landasan kehidupan.  Kasih adalah hakekat karakter Allah. Salah satu kunci kegagalan adalah berusaha menyenangkan semua orang. Tanpa satu tujuan, kehidupan tidak berarti. Ada 5 (lima) manfaat kehidupan yang mempunyai tujuan, yaitu:
1.  mengenali tujuan, memberi makna bagi kita. Tanpa Allah, kehidupan tidak mempunyai tujuan.
2. mengenali tujuan, memudahkan kehidupan kita. Tujuan seseorang dipakai menjadi patokan yang dipakai mengevaluasi kegiatan.
3. memiliki tujuan, membuat kehidupan memiliki fokus. Tujuan ini memusatkan usaha dan energi pada apa yang penting.
4.  mengenali tujuan, akan memotivasi kehidupan. Tujuan selalu menghasilkan keinginan kuat.
5.  mengenali tujuan, akan mempersiapkan kita untuk menghadapi kekekalan.

            Kita diciptakan untuk kekekalan. Kehidupan ini bukan hanya ada sekarang. Tubuh duniawi hanyalah kediaman sementara bagi roh. Hubungan kita di bumi akan menentukan hubungan kita denganNya di dalam kekekalan. Karena itu, ada akibat dari tindakan yang kita perbuat selama di bumi.
            Kematian merupakan hari lahir ke dalam kehidupan kekal. Alasan untuk segala sesuatu adalah bagi Dia. Kemuliaan Allah adalah keberadaan Allah, ekspresi dari kebaikanNya dan dari semua sifat hakiki yang lain. Kemuliaan yang bersifat melekat pada Allah ialah apa yang Dia miliki karena Dia adalah Allah. Yesus menghormati Allah dengan cara memenuhi tujuanNya di bumi. Ada banyak cara mendatangkan kemuliaan Allah yaitu dengan menyembah, mengasihi, menjadi seperti kristus, melayani orang lain dengan karunia, dan memberitakan kepada orang lain tentang Dia. Kehidupan yang sesungguhnya dimulai dengan menyerahkan diri sepenuhNya kepada Yesus Kristus. Kita direncanakan bagi Allah. Mendatangkan kesenangan bagi Allah disebut penyembahan. Penyembahan jauh lebih dari sekadar musik. Rahasia menyembah untuk gaya hidup  menyembah yaitu melakukan segala sesuatu seolah-olah melakukannya bagi Yesus.
Senyuman Allah adalah tujuan hidup kita. Allah tersenyum bila kita mengasihi Dia diatas segalanya.Allah tersenyum bila kita memuji dan bersyukur kepadaNya terus-menerus dan kita menggunakan kiemampuan kita.Inti penyembahan adalah berserah diri. Ibadah yang sejati yaitu mendatangkan kesenangan bagi Allah, terjadi bila kita memberi diri sepenuhnya.Mempersembahkan diri kepada Allah adalah penyembahan. Ada 3 (tiga) penghalang yang merintangi penyerahan diri kepada Allah yaitu ketakutan, keangkuhan, dan kebimbangan. Berserah diri kepada Allah berarti mengorbankan kehidupan demi mengubah apa yang perlu diubah. Teladan terbesar dari penyerahan diri adalah Yesus Kristus. Allah ingin menjadi sahabat baik kita.Persahabatan Allah dimungkinkan hanya kerena kasih karunia Allah dan pengorbanan Yesus.Mengenal dan mengasihi Allah merupakan hak istimewa  terbesar dan dikenal serta dikasihi oleh Allah merupakan kesenangan terbesar Allah. Kunci menuju persahabatan dengan Allah adalah tidak mengubah apapun yang kita kerjakan ,tapi mengubah sikap terhadap apa yang dilakukan. Segala sesuatu yang dilakukan bisa merupakan tindakan menggunakan waktu bersama Allah. Jika Allah diajak untuk mengambil bagian didalamnya dan tetap sadar akan kehadiranNya.Kita merenungkan firmanNya sepanjang hari. Mengembangkan persahabatan dengan Allah adalah kejujuran sepenuhnya yang menjadi landasan utama manusia.Allah tidak mengharapkan kita untuk sempurna tapi Dia sungguh-sungguh menekankan kejujuran sepenuhNya.Kepahitan merupakan penghalang terbesar bagi persahabatan dengan Allah. Penyembahan yang menyenangkan Allah didasarkan pada kebenaran Alkitab, bukan pendapat kita mengenai Allah karena penyembahan meliputi keadaan senang akan Allah. Penyembahan melibatkan emosi kita. Allah senang bila penyembahan melibatkan akal budi dan bersifat praktis.Karena tanpa akal budi, penyembahan tak bermakna dan Allah tidak suka jika memuji tanpa pikiran.
            Ketika Allah terasa jauh, tingkat penyembahan kita harus lebih sujud. Tingkat penyembahan yang terdalam adalah memuji Allah meski menderita. Allah tidak pernah meninggalkan kita,tapi Dia hanya menyembunyikan wajahNya sementara. Situasi yang paling membesar iman adalah saat ketika kehidupan berantakan dan Allah tidak ditemukan dimana-mana. Kita mengatakan apa yang kita rasa, memusatkan pikiran,dan percaya bahwa Allah  tidak akan meninggalkan kita. Kita dibentuk untuk menjadi keluarga Allah.Allah tidak membutuhkan keluarga tapi menginginkannya.Karena itu,Allah membuat rencana untuk menciptakan kita.Keluarga kita di bumi merupakan pemberian Allah yang bersifat sementara.Keluarga rohani kita  lebih penting daripada  keluarga fisik, karena keluarga rohani tersebut akan berlangsung selama-lamanya.
Baptisan merupakan suatu gambaran fisik dari sebuah keberanian rohani.Hal yang paling penting adalah, karena Allah adalah kasih pelajaran terpenting ialah bagaimana mengasihi. Di dalam mengasihilah kita paling menyerupai Dia sehingga kasih merupakan dasar dari semua perintah yang Dia berikan. Tujuan hidup adalah belajar mengasihi Allah dan sesama.Pemberian terbesar yang bisa kita berikan kepada seseorang adalah waktu kita. Alkitab mengatakan bahwa seorang kristen tanpa sebuah gereja adalah seperti satu organ tanpa tubuh. Persekutuan yang otentik terjadi ketika orang-orang bersikap jujur mengenai siapa  dan sedang apa yang terjadi pada mereka. Bersifat otentik membutuhkan keberanian dan kerendahan hati. Dalam persekutuan yang sejati orang-orang mengalami kebersamaan. Kebersamaan adalah seni yang memberi dan menerima. Dalam persekutuan yang sejati orang-orang mengalami simpati. Simpati adalah masuk dan turut merasakan penderitaan orang lain. Simpati memenuhi dua kebutuhan agar perasaan – perasaan kita diterima. Dalam persekutuan sejati orang – orang memperoleh belas kasihan. Persekutuan adalah tempat kasih karunia dimana segala kesalahan dihapuskan. Mengembangkan komunitas  membutuhkan komitmen ,kejujuran ,kerendahan hati, sikap hormat ,dapat memegang rahasia , dan membutuhkan frekuensi atau kekerapan. Alkitab memerintahkan kita untuk menyatakan hal – hal yang benar dengan penuh kasih. Persekutuan sejati bergantung pada keterus terangan. Saluran konflik adalah jalan menuju keakraban dalam hubungan apa pun. Bila konflik ditangani dengan benar,kita makin akrab satu sama lain.
            Mementingkan diri sendiri menghancurkan persekutuan lebih cepat dari hal lainnya. Keangkuhan mengalami kasih karunia Allah di dalam kehidupan kita.Kita menerima kasih Allah dengan rendah hati. Kerendahan hati hanya sedikit memikirkan diri sendiri.Sikap hormat adalah menghargai perbedaan-perbedaan kita. Satu kunci untuk dapat menunjukkan sikap hormat adalah memahami darimana orang-orang berasal. Allah membenci gosip. Gosip selalu menyebabkan sakit hati dan perpecahan.Persekutuan gereja lebih penting daripada individu mana pun.  Persekutuan yang retak merupakan kesaksian yang memalukan bagi orang percaya. Ada 7 (tujuh) langkah Alkitabiah untuk memulihkan persekutuan, yaitu:
1. Berbicara kepada Allah sebelum berbicara kepada orang tersebut.
2. Selalu mengambil inisiatf.
3. Bersimpati terhadap perasaan –perasaan mereka.
4. Akui peranan kita dalam konflik.
5. Seranglah masalahnya,bukan orangnya.
6. Bekerja sama sebanyak mungkin.
7. Utamakan rekonsilasi ,bukan resolusi,adalah tidak realistis kalu mengharapkan semua orang setuju dengan segala sesuatu. Rekonsialisasi mengutamakan hubungan,sementara resolusi mengutamakan masalah.
            Kita harus melindungi gereja.Kesatuan adalah jiwa persekutuan.Tidak apa pun di bumi lebih penting bagi Allah selain gerejaNya. Cara kita melindungi persekutuan dalam gereja adalah memusatkan perhatian pada persamaan yang kita miliki. Bersikap realistis dengan harapan kita dan bersungguh –sungguh mengasihi gereja sekali pun ada ketidaksempurnaannya. Sasaran utama Allah bagi kehidupan kita di dunia pengembangan karakter. Pekerjaan Roh Kuduslah yang menghasilkan karakter seperti kristus di dalam kita. Ada 3 (tiga) tanggung jawab kita untuk menjadi seperti kristus, yaitu:
a. memutuskan untuk melepaskan cara-cara lama untuk bertindak.
b. mengubah pola pikir kita.
c. mengenakan karakter kristus dengan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang baru dan saleh.
            Ketiga hal ini diperlukan bagi pengembanan karakter. Allah jauh lebih tertarik pada diri kita daripada yang kita lakukan.Allah ingin kita bertumbuh. Tujuan Bapa Sorgawi agar kita menjadi dewasa dan mengembangkan karakteristik yang dimiliki Yesus Kristus. Pertumbuhan rohani tidaklah otomatis,dibutukan komitmen yang terencana.Keserupaan dengan Kristus merupakan hasil dari kebiasaan membuat pilihan seperti kristus dan bergantung kepada Roh Nya untuk menolong kita memenuhi pilihan tersebut. Setiap perilaku di motivasi oleh suatu keyakinan dan setiap tindakan didorong oleh sebuah sikap.
            Roh Allah memakai firman Allah untuk menjadikan kita serupa dengan anak Allah.Banyak orang percaya Alkitab dari awal hingga akhir tapi belum pernah membacanya sampai akhir. Yesus menyebut 3 siap yang tidak reseptif, yakni pikiran yang tertutup,dangkal dan kacau. Allah memiliki suatu tujuan dibalik segala masalah.Allah memakai masalah untuk menarik kita  lebih dekat denganNya. Masalah mendorong kita untuk bergantung pada Nya. Pengharapan kita merupakan suatu kepastian yang didasarkan pada kebenaran bahwa Allah sepenuhnya memegang kendali.Allah mengetahui apa yang terbaik bagi kita. Setiap pencobaan adalah kesempatan untuk berbuat baik Allah berfirman bahwa pencobaan dimulai dari dalam diri kita. Pencobaan adalah tanda bahwa Iblis membenci kita. Alkitab menjamin bahwa seruan kita untuk meminta bantuan akan didengar Yesus karena Ia peduli.
            Setiap masalah pasti ada jalan keluar. Allah telah berjanji untuk tidak pernah membiarkan beban kita melebihi kekuatan kita. Ada 4 (empat) kunci Alkitabiah untuk mengalahkan pencobaan,yaitu
a. memusatkan kembali perhatian pada sesuatu yang lain
b. mengungkapkan pergumulan pada seorang teman yang mendukung
c. melawan Iblis
d. menyadari kerentanan kita
            Kita jangan pernah mencoba berdebat dengan Iblis. Allah memperhatikan seberapa kuat kita bertumbuh. Kita diciptakan untuk melayani Allah dan diselamatkan oleh Allah. Pelayanan adalah inti dari kehidupan kristen yang merupakan jalan setapak menuju makna yang sesungguhnya. Karunia rohani merupakan suatu ekspresi kasih karunia Allah bagi kita.Kemampuan merupakan bakat-bakat alam yang dengannya dilahirkan. Semua kemampuan berasal dari Tuhan.  Allah memberikan kemampuan yang berbeda yang dipakai untuk kemuliaan Allah. Cara terbaik untuk menemukan karunia dan kemampuan kita adalah melakukan percobaan dengan berbagai bidang pelayanan. Kita melayani Allah dengan melayani orang lain. Pelayanan kita menunjukkan kedewasan kita.Pelayanan mengutamakan orang lain. Pelayan sejati tidak berusaha memanfaatkan Allah demi tujuan mereka.Penyangkalan merupakan inti dari kepelayanan. Allah senang memakai orang lemah. Sebuah kelemahan ialah suatu keterbatasan yang diwarisi. Kita harus senang dengan kelemahan kita karena kita menjadi tergantung pada Allah, tetap rendah hati. Pelayanan diawali dengan keterbukaan.
            Misi berasal dari bahasa latin yaitu untuk mengutus. Misi menuntun orang – orang kepada Allah. Hal yang terbesar kita kerjakan adalah memberi tahu orang lain bagaimana memiliki hidup kekal. Pesan kehidupan meliputi kesaksian, pelajaran kehidupan,membagikan kerinduan Ilahi,dan kabar baik. Kisah yang dibagikan membangun jembatan hubungan sehingga Yesus bisa berjalan dari hati kita ke orang lain. Menjadi seorang kristen kelas dunia adalah berubah dari pola pikir yang berpusat pada diri sendiri menjadi berpusat pada orang lain. Komitmen yang kuat untuk melaksanakan hukum yang terutama dan amanat agung akan menjadikan kita seorang kristen yang luar biasa. Kita bertanggung jawab pada generasi masa depan untuk memelihara kesaksian tentang bagaimana Allah menolong kita memenuhi tujuannya di dunia. Hidup dengan tujuan adalah satu- satunya cara untuk sungguh – sungguh hidup. Pernyataan tujuan hidup ialah pernyataan yang merangkum tujuan Allah bagi kehidupan kita. Pernyataan misi kepada orang yang belum percaya ialah bagian dari pernyataan tujuan kehidupan.

Rabu, 30 November 2011

cerpenku...

Untukmu Sahabat

Huftt....bangun telat, padahal hari ini adalah hari  pertama ospek di sekolah yang baru yaitu SMA SANTOSA. Aku harus mengejar waktu supaya tidak terlambat untuk ikut ospek. Aku segera siap-siap untuk berangkat ke sekolah dan membawa keperluan untuk ospek. “Ma, Tian berangkat dulu ya. Udah telat nih,” kataku sambil menghidupkan motor kesayanganku.
“Sarapan dulu, nanti kelaparan di sekolah,” jawab mama dari dapur.
“Ga ah, nanti sarapannya di sekolah. Pamit ya ma.”
“Iya, hati-hati di jalan ya nak.”
Aku menambah kecepatan motorku sampai ke sekolah. Trima kasih Tuhan, nggak sia-sia aku ngebut di jalan, ucapku dalam hati. Tiba waktunya ospek, kakak tingkat menyuruh satu persatu mengenalkan nama, dan nyanyi. Aku bingung mau nyanyi apa, tiba-tiba salah seorang kakak tingkat menunjuk aku, “Hei, giliran kamu. Jangan diam saja di situ.” Akhirnya aku maju, “Hai semua, nama saya adalah Tiana Rishiel dan saya akan menyanyikan sebuah lagu Vierra.” Kemudian aku bernyanyi. Selesai giliranku, cowok yang di sampingku maju dan aku mendengar namanya disebut, kalau nggak salah namanya Irvan Ardian. Dia memainkan gitar, dan menyanyikan lagu Indah Pada Waktunya. Suaranya bagus dan yang membuat aku terdiam ialah suaranya mirip seseorang. Dia mengingatkanku kepada seorang sahabat yang telah  pergi selamanya karena menolongku dari kecelakaan. Namanya Wawan. Kami adalah sahabat sejak kecil. Dia selalu ada untukku. Kami juga satu kelas waktu SD. Kemana-mana selalu berdua. Aku sering main ke rumahnya dan keluarganya juga sudah menganggap aku sebagai anaknya, begitu juga dengan keluargaku. Saat itu, kami masih kelas VI SD, dan kami masih sering bermain di danau yang kami lewati setiap hari. Suatu waktu, kami pulang dari sekolah. Tiba-tiba  dia bertanya dengan wajah yang serius, “Tian, kamu senang nggak menjadi sahabatku?”
“Lagi mimpi apa Wan, kok nanya begitu? Yah, Tian senanglah dan Tian udah sayang banget sama Wawan. Tian kan udah anggap Wawan saudara.” Jawabku sambil tertawa. Aku geli dengan kata-katanya yang seperti itu. “Terima kasih ya, Wawan senang deh.” Katanya lagi. Aku merasa sesuatu yang aneh setelah perkataannya. Kami menyeberang jalan, tiba-tiba mobil lewat dan hampir menabrak aku. Wawan menarik aku dan akhirnya dia yang tertabrak. Aku terkejut dan menangis melihat Wawan tergeletak bersimbah darah. Dia sudah meninggalkan aku selamanya, dan aku takut. Orang tuanya tidak pernah menyalahkan aku, tapi aku merasa membawa sial dalam keluarganya.    Sejak saat itu, aku nggak punya sahabat seperti dia hingga akhirnya aku temukan seseorang yang sama persis dengan dia, dialah Irvan. Dia menyanyikan lagu kesukaan Wawan. Aku senang dan merasa Wawan sudah kembali. Selesai menyanyi, dia kembali ke tempat duduknya dan tersenyum saat aku  melihatnya. Akhirnya ospek pun selesai, dan pembagian kelas pun telah selesai. Aku dan dia satu kelas, aku mencari tempat duduk dan mendapatkannya, dan dia menuju ke arahku. Aku terpaku ketika dia sudah dekat. “Boleh aku duduk di sampingmu?”katanya.
“ohh...silahkan,” jawabku. “Perkenalkan, namaku Irvan,” katanya dengan mengulurkan tangannya. “Tiana, panggil saja Tian,” jawabku. “Senang berkenalan denganmu,” katanya lagi. “oh..sama-sama,” jawabku. Guru datang ke kelas dan kami pun belajar. Apa mungkin dia masih mau mengatakan senang berkenalan  dengan aku ketika dia nantinya tahu masa laluku?? Selesai belajar, aku bergegas merapikan buku, dan aku ingin menuju pemakaman sahabatku, Wawan. Aku melihat gundukan tanah itu, dan aku menangis. “ Wan, aku kangen ama kamu. Kapan ya kita bisa ketemu lagi? Apakah di Surga kamu punya teman baru? Kamu lupa sama aku ya, kamu jahat. Wan, tau nggak ada yang mirip ama kamu. Dia teman satu kelas, dia itu mirip ama kamu, sifatnya, dan lagu yang kamu sukai juga dia suka. Apa itu kamu ya?” aku menangis sesenggukan. Tanpa aku sadari, seseorang melihatku dan mendengar semua apa yang aku katakan. Matahari sudah terbenam, aku bergegas pulang supaya tidak kemalaman di jalan. Tapi, aku merasa ada seseorang yang mengikuti aku. Aku takut, dan tiba-tiba seseorang menepuk pundakku. “Irvan, kamu kagetin aku saja. Aku pikir kamu itu pencopet, aku udah mau teriak,” kataku. “ha...ha...ha..aku memang sengaja buat kamu kaget kok,” katanya sambil berjalan di sisiku.
“ oh iya, boleh nanya nggak??”
“boleh, mau nanya apa?”
“Tapi, sebelumnya aku minta maaf karena terlalu lancang dengan semua ini. Aku tadi liat kamu di pemakaman dan mendengar kamu bicara. Wawan itu siapa?? Apa dia orang yang istimewa buat kamu??”
Aku terdiam, apakah aku harus menjawab pertanyaannya, pikirku dalam hati.
“ kalau kamu nggak mau cerita juga nggak apa-apa kok.” Katanya lagi. Aku masih ragu, dan akhirnya aku cerita tentang Wawan. Dia adalah orang yang istimewa bagiku. Aku menceritakan tentang persahabatan kami yang begitu erat hingga akhirnya kecelakaan yang merenggut nyawanya. Aku menangis mengingat kejadian itu, Irvan menghiburku. “Aku tau, dia istimewa buatmu dan dia udah tenang di Surga. Kamu nggak perlu takut untuk menjadi sahabat seseorang. aku ingin punya sahabat seperti kamu, kamu mau nggak?”
“kamu nggak nyesal jadi sahabat aku?? Aku takut, aku hanya bawa sial dalam hidupmu.”
“aku nggak percaya itu. Nggak ada salahnya kan untuk mencoba??”
“iya, aku akan berusaha untuk menjadi sahabat kamu. Trima kasih ya..”
“Kita kan sahabat, jadi nggak usah sungkan lagi sama aku.” Ucapnya sambil tersenyum.
Hari-hari kami jalani dengan persahabatan yang erat. Di antara kami selalu memberi nasehat dan solusi jika punya masalah. Kami belajar bersama, bermain, canda, dan menghibur jika ada yang sedih. Entah kenapa Irvan nggak jemput aku. Huftt..kesal..aku nggak ketemu ama dia di kelas. Dia dimana sih, pikirku. Teman-teman masuk kelas dan menyanyikan lagu happy birthday. Ya ampun...aku lupa kalau hari ini adalah ultahku yang ke-17. Tiba-tiba dia masuk membawa kue tart sambil menyanyikan lagu happy birthday. Aku senang banget dan kami merayakan bersama. Irvan mempersiapkan segala sesuatunya untuk merayakan ultahku. Dia memberikan kado, “Met ultah ya sahabatku.” Aku senang dan ku peluk dia sebagai ucapan trima kasihku untuknya. Akhirnya pelajaran pun selesai, dan kami pergi makan dengan naik motor dengan senang. Tiba di sebuah tikungan, ada sebuah mobil lewat dan akhirnya menabrak kami. Kecelakaan itu membuat aku merasa dunia gelap. Aku nggak tau apa yang terjadi setelah itu. Saat aku bangun, aku merasa mataku seperti di perban. Aku mendengar suara tangis yang khas, yaitu suara mama dan aku mendengar suara laki-laki dan mama menyebut dokter. “kamu sudah sadar? Sebentar ya kita buka perbannya.” Ucapnya. Perbannya dibuka, dan aku melihat samar-samar, hingga semuanya jelas. “Trima kasih dokter,” kata mama. Aku masih terdiam dan mencoba mengingat apa yang terjadi. “ma, Irvan dimana? Dia baik-baik aja kan?” Mama menangis,”dia baik kok. Dia lagi istirahat dengan tenang.” Aku lega, dan aku teringat kado yang diberikannya. “Ma, aku ingin tas aku. Disitu ada kado dari Irvan, aku ingin liat.” Mama memberikannya dengan wajah sedih. Aku buka kadonya yang isinya kalung berliontin nama kami berdua. Aku melihat sebuah kertas, dan membacanya,
Untukmu sahabatku
Tian sayang, aku hanya bisa berikan kalung ini untukmu. Pakai dan jaga kalung ini ya. Sayangilah benda ini, seperti kamu menyayangi aku. Aku senang, kamu mau menjadi sahabat terbaik aku. Aku janji, aku akan menjagamu, dan aku nggak akan meninggalkanmu. Aku akan berikan apa pun yang kamu butuhkan. Aku janji. Jangan pernah menganggap kamu pembawa sial. Kamulah sahabat yang terbaik.
Aku menangis membaca surat itu. Mama menangis dan memberikan surat untukku. Aku buka surat itu, dan membacanya
Untukmu sahabatku
Tian sahabatku, maaf ya aku ngga bisa jaga kamu lagi. Aku ingin memberikan apa yang kamu butuhkan. Aku akan melakukan apa pun untukmu sekalipun nyawa ini. Melalui mata ini, aku masih bisa liat kamu, liat dunia, dan apa yang kamu lakukan. Ini semua ku lakukan hanya untukmu sahabatku. Karena kamu begitu berharga di hidupku. Trima kasih untuk semuanya. Moga kamu tidak menyesal berteman dengan aku. Ingat pesanku. Tetap semangat ya...
Irvan
Aku terdiam membaca surat ini, aku mulai menemukan kejanggalan dalam kalimatnya. “Ma, Irvan sebenarnya dimana??” tanyaku. Mama tidak bisa menahan tangisnya, “maafkan mama ya, nak. Mama hanya tidak mau liat kamu sedih. Tapi, kamu udah bisa tebak apa yang sebenarnya terjadi. Irvan sudah meninggal. Ketika kecelakaan itu, kamu nggak sadar, dan Irvan yang terluka parah. Orang membawa kalian ke Rumah Sakit, dan Irvan mendengar dokter mengatakan bahwa mata kamu rusak terkena kaca. Sebelum dia mendonorkan matanya, dia menulis surat ini dan menitipkan kepada mama. Kemudian dia memberikan matanya untuk kamu dan menghembuskan napas terakhir karena kondisinya sudah kritis.




i  indah pardede
Hanya menangis yang bisa aku lakukan untuk mengungkapkan perasaanku sebenarnya. Setelah tiga hari di RS, aku diperbolehkan pulang. Aku tidak langsung pulang ke rumah, tapi ke pemakaman Irvan yang kebetulan dekat dengan makam Wawan. Aku mengunjungi makam sahabat-sahabatku. Aku menangis, teringat dengan kebaikan dan pengorbanan mereka untuk sahabatnya. Aku janji, aku nggak akan kecewakan pengorbanan mereka dan berusaha untuk memulai hidup yang lebih baik.